Minggu, 07 Desember 2014

Siap Ospek??




Bagaimana ada yang sudah masuk kuliah dan sudah masuk kekelas masa ospek sudah dilakukan, sekarang waktunya masuk suasana yang baru dan juga terasa asin,g bukan??
apa lagi yang kuliahnya diluar kota dan juga jauh dari keluarga, teman yang akrab pun tak ada, apa ada yang begitu
ya saya rasa ada ya yang begitu, sebenernya apa sieh yang bisa dilakukan agar cepat beradaptasi.mudah saja kita cukup kenalan tanya dari mana dan mulai la untuk mengenal akrab semua teman yang menurut anda cocok dengan anda, jadilah diri anda sebenarnya jangan sok atau juga sombong, buka obrolan santai saja, tanya kan masalah ospek atau tanya bagaimana daerah tempat tinggalnya, tapi jangan juga terlalu membuat candaan yang berat ingat anda baru kenaal nanti dia merasa terganggu dengan anda, Kesan pertama akan membuat anda dikenang, buatla obrolan yang asik menarik disertai dengan candaan, Jika anda laki” mulai la mencari teman wanita,, ingat teman bukan pacar, teman wanita akan sangat berguna buat anda, karna dengan teman wanita anda bisa meminta bantuan darinya untuk mengerjakan sesuatu yang susah dilakukan oleh laki”, namun jangan memberikan Harapan Palsu, dan juga jangan terlalu perhatian cukup berteman dengan baik dahulu, ingaat bro baru permualaan jika terlalu cepat mencari pacar maka anda keehilangan kesempatan untuk memilih pacar yang anda inginkan, haha...
jika anda perempuan, Ketika ada seorang laki” yang memulai obrolan dengan anda, jangan terlalu cuek, namun juga jangan terlalu terbuka cukup jawab seperlunya dan juga tanya yang seperlunya, biarkan laku” tersebut penasaran dengan anda, karna laki” tak akan suka pada perempuan yang terlalu Over didalam segala hal, sesekali minta lah bantuan kepada laki” agar dia merasa senang, kebanyakan laki” merasa senang ketika diminta bantu oleh perempuan, namun jangan terlalu sering karna tak sering laki” beranggapan jika “ Wanita Itu Merepotkan”, namun yang paling penting dari semua itu, masa ospek bisanya akan selalu terkenang sampai anda wisuda, jadi ketika anda menjalankan ospek “jangan pernah Ad Konflik” antar anda dan teman yang lain, karna terlalu susah untuk dimaafkan ketika anda memiliki saah disaat awal berjumpa.terlepas dari petunjuk atau tips diatas, memang semuanya mudah dilakukan jika anda tetap menjadi diri anda seendiri, masa – masa ospek memang sangat membuat anda bersemangat ber api” untuk segara melakukannya, tak sabar rasanya ketika masa itu tiba..
semangaaaatt buat yang akan menjalani ospeknyaa....
jaga diri kalian ingat tujuan kalian kuliah untuk membahagiakan orang tua kalian..
sekian wasallam.....

Adat Atau Agama ?




Pernah Kah anda merasa Galau atau Bimbang Karna merasa binggung antara adat dan agama, adat disini mengacu kepada kebiasan adat daerah setempat, dan agama tentu saya akan membandingkan ke agama Islam,
seperti ini ada sebuah kebiasan daerah tertentu yang katanya sudah menganut Agama Islam, namun masih memiliki sebuah kebiasan yang menjuru ke “Musrik” contohnya seperti ini ada sebuah kebiasan masyarakat, ketika mereka masih percaya dengan takhyul atau juga dengan mistis, jika melewati jalan yang katanya angker harus membunyikan klakson kendaraan sebanyak 3 kali, jika tidak maka anda akan mengalami musibah,atau kecelakaan, bagaman menurut akal pikiran anda? Wajar ka?
atau juga ada kebiasaan masyarakat yang disekitar lingkungan anda yang masih kembali ke adat, sehingga membuat anda binggung takut jika akan dikucilkan dari masyarakat, jadi membuat anda juga melakukan hal tersebut namun anda takut dosa,
menurut saya seperti ini, bukan saya tak menghormati adat atau juga sok modern tetapi sebagai manusia yang diciptakan allah dengan akal pikiran kita harus bersyukur dan juga menggunakan karunia allah dengan sebaik baiknya, jadi ketika kita mengalami suatu dilema dalam hal adat, maka alangkah baiknya kita pakaii cara “pintar” saya kasih solusinya, dalam adat kampung biasanya kebiasan dilakukan dengan acara, maka tak jadi masalah kita ikut tetapi anda harus pintar ketika ikut jadilah penonton atau peserta yang berniat ke Allah Bukan ke yang lain, tapi alangkah baiknya jika kita hanya ikut sebagai penonton saja, jadi ketiika ada sebuah acara ritual, jika harus berpakain adat maka tak apa” pakai saja dan cukup lakukan semua kebiiasan adat tersebut namun niat kita melakukan tersebut karna allah saja lah, bukan karna yang lain, dan kita sebegai peserta lebih baik atau pilih ah pelaksana hanya pelengkap saja, missal yang jalan paling belakang, atau yang hanya tukang foto, atau seksi kelengkapan, atau bagian konsumsi saja, kan bisa mudah kan?
ia kita ke agama kita aman dan juga kee adat kita tak di kucilkan masyarakat,

sekian dari saya jika ada yang mau kasih saran atau komen yang membanggun silakan,dan saya mohon maaf jika ada kata yang sulit dimengerti atau juga ada yang kurang sependapat,
wassallam

PILIH PILIH TEMAN, BOLEHKAH ?




Sering ingat kata orang tua kita dulu, Nak Teman Itu pilih dong, Menurut kalian apakah itu masih berlaku ketika anda menjadi dewasa? Yang sudah tau mana yang baik dan mana yang buruk? Yuk kita bahas,
Sebenarnya kata orang tua itu Memang benar tapi anda harus paham dalam menyikapnya, kenapa demikian, karna seperti ini dari kata “ Pilih – Pilih Teman” itu bertujuan agar anda mencari teman yang bak dan yang se akuran dengan anda boleh di bilang se hati la.coba kamu bayangkan jika kamu punya teman tapi tak se akuran sering ribut ? sering nusuk kamu dari belakang? Apakah itu teman? “ Mikir ”
Nah sekarang bagaimana kita menyikapi atau memahami dari kata tersebut, dari kata diatas sebenernya sudah mudah kita ambil kesimpulan, jika memang memilih teman itu sangat peenting, karna ada kata bijak yang mengatakan “ Nilai la Seseorang Dari Sahabat atau teman – Temanya” pernah dengar kah? Ia sih biasanya yg punya sahabat atau teman bleh dibilang 70% atau lebih memiliki kesamaan sifat, coba lihat di lapangan, Biasanya yang pintar akrab ama yang pintar, atau juga si kutu buku yang selalu bersama kutu buku, dan juga si brandalan juga selalu sama dengan grombolan brandalan,
Jadi di sini sebagai orang dewasa yang sudah mulai masuk ke perguruan tinggi marilah kita memilih teman dan menyikapi teman dengan se bijaknya, maksut saya seperti ini Kita boleh saja berteman dengan siapa saja, dengan brandalan dengan si pintar atau juga si kutu buku, karna suatu saat pasti kita membutuhkan mereka, tetapi anda jangan terbawa suasana atau sampai dengan mengubah karakter pribadi anda, maksut saya seperti ini kita berteman dengan brandalan tapi jangan terlalu akrab cukup jadi temn saja, dan jangan ikuti kegiatan mereka yang melanggar norma, begitu juga berteman dengan yang lainya,
jangan sampai ikut” an dan pikir kan dalam otak kalian, bahwa kuliah itu untuk masa depan dan membahagiakan orang tua bukan untuk “ Rokok,Narkotika Dan Wanita”
karna 50% mahasiswa yang gagal sebagian besar karna 3 Faktor Tersebut

Maaf jika berbicara terlalu panjang dan lebar, jka yang lain ada masukan atau kurang setuju dengan artikel saya silakan komen,
wassallam

Minggu, 30 November 2014

Indonesia Punya " Burung"



Semua orang pasti tau dengan negar Jepang, Cina, Amerika, Inggris , dan lainya yang masuk negara besar dan maju didunia ini, bagaiman dengan indonesia, Ia kita semua tau indonesia karna kita kan hidup diindonesia, terus jika kita tinggal diinggris apakah akan tahu indonesia, Palung juga tau bali, Tapi tak tau apa negaranya, ia ini sudah  terbukti banyak nya turis yang tau bali namun tak banyak yang tau indonesia,Dan tak ingin tau juga si..
Sebenarnya ini tulisan iseng, yang saya buat lagi duduk dibangku belakang kelas yang sedang bosen nunggu dosen yang tak datang, sembari enunggu dari pada ngobrol ngak jelas lebih baik nulis...eehh ngetik maksutnya, Jadi gini Waktu saya masih kecil dulu saya  paling suka nonton film Satria Baja Hitam, Terus juga sama Ultraman, Ia emng seluruh anak semua suka film itu, tapi saya tidak suka Power Ranger karna saya rasa power Ranger kuat karna rame”, Beda kan ama Satria Baja hitam dan UltraMan yang hebat dengan Sendiri tanpa ada teman...
Jadi Dulu saya selalu beli kaset tiap minggu bersama ayah saya, ketika sudah beli dan nonton saya bertanya pada ayah saya “ Yah, Cina Ada Satria Baja Hitam Dan UltraMan, Terus DiIndonesia ada siapa?” sebenarnya itu kan hanya pertanyaa konyol anak” yang tak tau apa, terus kenapa diCina karna saya Tiap beli mainan robot”an semuanya Made In China, jadi pikir saya semua itu dari cina, dan yang paling saya tak mengerti Jawaban Dari ayah saya
“China boleh saja Punya UltraMan dan Satria Baja Hitam,Namun Indonesia Punya Garuda”
terus dengan polosnya saya jawab,” Ha Garuda, Patung Garuda”, Dengan tersenyum dan berlalu ayah saya meninggalkan saya yang binggun maksut arti dari pertanyaan tersebut, dan terkadang saya masih ingat dengan jawban tersebut ketika saya lihat ke atas dinding yg ada gambar Presiden dan wakil dengan ditengah”nya ada Burung garuda dengan dibawahnya Pancasila...emang si lucu, Tapi terkadang saya tak ingat dengan jawaban itu, namun entah hari ini saya ingat dan sudah tau jawabanya, Jadi Gini dulu kan pertanyaan Konyol namun coba kita lihat sisi lainya, dimana seorang anak kecil yang tak mengerti apa itu film fiksi yang menganggapnya semuanya nyata bertanya yang sedemikian dalam, mungkin anda juga pernah bertanya hal yang sepeleh ternyata serius, atau juga ada anak kecil yang bertanya kepada anda pertanyan yang simple namun mengena terhadap anda...
Jadi dengan jawaban “ Indonesia Punya Garuda” ternyata memiliki arti yang luas, sering saya mencari makna Yang Diplomatis tentang Garuda dan artinya, memang dengan bahasa yang lantang dan juga Arti yang sangat mendalam, Dimana Burung garuda membawa kata Bhineka Tunggal Ika, Yang artinya Berbeda beda tetap satu juah, ia Indonesia merupakan negara dengan wilayah yang besar, begitu juga dengan Suku, Ras, Bahasa dan Daerah. Jadi gini amerika saja yang katanya sudah demokratis, dengan demokrasi yang tinggi, masih saja rasis membeda bedakan kulit hitam dan kulit putih, Eropa yang sudah sangat maju, Bukan ka sering kita nonton bola terjadi rasis antar pemain, bukan sekali atau dua kali namun sudah sangat sering terjadi ia kan, Bagaimana Di Indonesia, memang rasis ada namun tidak terlalu Banyak dan besar, Boleh dibilang tak pernah ada kasus Rasisme yang membuat bangsa ini heboh, Paling juga Kasus Kuropsi dan pelecehan seksual yang pernah menggemparkan Indonesia ini,
Jadi dengan adanya garuda, yang memiliki banyak makna Mampu membuat indonesia Bersatu, Beda dengan Negara – Negara besar yang punya ultraman atau Satria baja hitam dan lainya yang masih sering dengan Rasisme nya atau dengan kejahatan yang tinggi, memang negara kita masih jauh dari maju dan juga kaya, masyarakt miskin dimana – mana, Namun Masyarakat kita tak pernah ambil pusing akan masalah Agama, Suku atau Ras seseorang, asal tak saling ganggu semuaya bisa hidup dengan damai daan tertram,...
Jadi beruntung la Indonesia Punya Burung Garuda, Super Heronya Indonesia, Apalagi sekarang kan ada Film Garuda Bima X..
jadi tujuan dari Saya membuat artikel ini supaya kita bangga akan Indonesia ini,saya tau bahasa saya masih jauh dari kata baik... jadi maklum ini karya bebas tak ada aturan atau juga Tata bahasanya.. so nikmatin saja.......

Rabu, 12 November 2014

BLUSUKAN Oh BLUSUKAN

Sesekali tak apa la berbicara masalah politik, atau juga mengkritik para pemimpin di negeri ini, asal ada aturan kan tak akan kena UU ITE, kan mengkritik bukan berarti menghina,
di Bulan ini disaat jokowi menjadi presiden, Kata blusukan tidak asing lagi, bahkan disaat saya kuliah mau pulang duluan biasanya ditanya ama teman – teman, “ mau kemana ?” banyak yang jawab, “ biasa Blusukan dulu”, 
nah dari sana la saya punya ide untuk tau apakah efektif ngak sih blusukan disaat ini, ettss saya bukan pendukung prabowo atau pun Jokowi ia, Disini saya berbicara sebagai Mahasiswa yang sok tau dan sok kritis soal politik, hanya saya ingin menuangkan apa yang ada didalam pikiran saya,Sebelumnya saya mintaa Maaf Deh pada pendukung 1 Atau 2 jika ada kata yang tulis disini kurang berkenan, uda deh gak usa panjang lebar kita lanjut......

Gini ni, Blusukan itu kan gaya nya Pak jokowi yang mempopulerkannya, tapi yang saya dengar gaya  ini sebenarnya sudah lama dari Jamannya pak suharto bahkan pak sukarno, yang suka pergi ke satu kota dan kota lain, namun bedanya mungkin yang sekarang diekpose mati – matian oleh medi namun yang dulu tidak di ekpose, Na pertanyannya Apakah cara  memimpin seperti ini Baik atau Cuma Jalan – jalan saja? 
Seperti  ini, Kita lihat dulu Aturan Mainya, Pak Jokowi itu sudah terkenal dengan kata “ Merakyat”  jadi sudah dekat denggan rakyat, karna meman katanya berasal dari orang yang kurang mampu diwakktu kecilnya,

Nah sekarang kan Pak jokowi dan para menterinya tu suka bluskan atau juga Investigasi mendadak ke suatu daerah atu rumah atau perusahaan, seperti yang dilakukan Kementrian Tenaga kerja kmaren yang lagi heboh”nya ni ke sebuah Penyalur TKI yang langsung ditutup, Nah kalo menurut saya sih sah sah saja jika itu dilakukan dengan cara yang baik dan untuk memajukan indonesia, maksutnya disini tidak hanya blusukan mencari masalah namun juga mencari solusinya bagaimana sih agar masalah itu tida terulang kembali, dan juga agar melatih masyarakt untuk patuh kepada “hukum” bukan Kepada “ Penegak Hukum”, Jangan hanya waktu disidak dan sebulan  saja berubah, setalah bulan ke dua tidak lagi patuh terhadap peraturan, Blusukan juga tau informasi yang  “sebenarnya”, Berbeda kita hanya duduk di meja yang “mewah” dapat informasi dari pegawainya yang “mungkin” memiliki  “Kepentingan”  diatas laporanya, jadi ketika seorang presiden atau menteri turun langsung dan dekat dengan rakyat, Maka pemimpin tersebut akan tau jelas bagaimana keadan Rakyat yang dipimmpinya, “namun” jika Blusukan hanya jadi ajang “pamer” dan juga pencitraan maka semua jadi kata “ Idiot” (maaf), kenapa? Ia ia lah kan mereka blusukan butuh biaya, untuk segalanya tu, pengawalan dan lain” la, jika tidak menimbulkan atau menemukan suatu penylesaian masalah maka hanya buang” saja.

Ia begitulah ia kalo menurut saya, sih efektif  atau tidaknya kita kembalikan kepada para  pemimpin kita, dan sebagai warga yang baik, kita dukung dan doakan saja para pemimpin kita agar tetap beerada dijalan yang benar, kan mereka juga baru kita berikan saja kesempatan untuk mereka, jangan dulu banyak protes atau juga banyak komen, atau kritik semua kan butuh proses, semoga saja semuanya dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik,...